VISEMEDIA.ID,SERANG – Utang ASN di Bank Perekonomian Rakyat(BPR) Serang Banten macet akibat nya tingkat kredit bermasalah di BPR tembus 22 persen.
Angka kredit bermasalah di PT BPR Serang Meledak di awal tahun 2026,hal ini berdampak terhadap kondisi keuangan dan modal.
70 persen nasabah BPR Serang adalah ASN namun cicilan perbulan nya macet akibat para ASN tersebut mengajukan double pinjaman.
“Sekarang lagi proses penyelesaian kita sudah bekerjasama dengan inspektorat karena nasabah kami terdiri dari pada kota kabupaten dan provinsi,kita sudah MOU dengan kabupaten sudah banyak yang masuk sekitar 800 juta,”Kata Direktur Bisnis PT BPR Teguh Iman Darmawan.
Non performing loan di PT BPR Serang mencapai 22 persen,OJK sudah memberi warning agar angka kredit macet atau NPL tersebut segera diturunkan.
“Ya hampir 30 m kalo tidak salah insyallah lagi dalam penyelesaian yang macet yah,”kata Teguh.
“Sebenar nya hampir 70 persen nasabah kita adalah ASN,semua ASN saja begitu,”
Jumlah kredit macet ASN di BPR pada awal tahun 2026 mencapai 30 miliar,jumlah ini dinilai cukup besar dan menggerus pada pendapatan.
“Sudah ada pinjaman di kita kemudian bank lain memberikan pinjaman juga akhir nya karena kita tidak punya kekuatan untuk memotong ini yang punya kekuatan kan yang punya payrol,payrol dalam arti yang mengeluarkan gaji akhir nya dikita kurang bayar”,Katanya.**















































