VISEMEDIA.ID,SERANG – Deviden 650 juta pertahun,Pemkot Serang Banten bakal tarik saham senilai 10 miliar rupiah dari BJB,rencana penarikan saat ini dalam tahap kajian pemerintah.
Pemkot Serang Banten tak ingin lagi investasi saham di BJB,saham milik nya akan ditarik dan dialokasikan untuk program pembangunan infrastruktur yang lebih berdampak luas pada masyarakat.
Investasi saham 10 miliar di BJB diatur oleh perda tentang penyertaan modal pemerintah namun Walikota Serang Budi Rustandi memerintahkan untuk tarik saham tersebut.
“Saham nya itu adalah saham seri B,jadi ketika mau dijual harus lewat bursa efek sesuai SOP,deviden dari tahun 2022 sampai dengan saat ini yang kita dapat sekitar 650 juta rupiah rata rata pertahun,”Kata Yusup Suprapto Sekretaris BPKAD Kota Serang.
Sejak investasi ke BJB,setiap tahun Pemkot Serang mendapat deviden rata rata 650 juta rupiah,namun tahun ini saham tersebut bakal dipindahkan oleh pemerintah.
Semua saham disebut sedang mengalami penurunan sehingga penarikan harus dikaji matang supaya tidak bermasalah.
“Kaji dulu secara internal nanti kami akan berikan kepada walikota,”Kata Nanang Saefudin Sekda Kota Serang.
Desakan masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam penarikan saham di BJB,masyarakat lebih membutuhkan perbaikan infrastruktur daripada investasi saham di BJB sehingga saham tersebut dalam waktu dekat akan ditarik.**















































