VISEMEDIA.ID,SERANG-krisis energi BBM berdampak pada kenaikan harga plastik di pasar induk Rau Kota Serang,Jumat 3/26.selain naik pasokan juga sangat terbatas sementara permintaan tetap tinggi.
Kenaikan harga beragam jenis plastik mulai dari plastik kantong,gelas hingga steropom,warga mengeluh lantaran kenaikan harga plastik dinilai sangat besar.
“Harga jenis plastik wang wang naik dari 28-48 ribu
perkilo bahkan masih kemungkinan naik lagi,harga plastik kantong
Jumbo merah biasa eceran 10 ribu rupiah perikat kini naik jadi 16 ribu rupiah perpak sementara perikat 45 naik menjadi 75 ribu rupiah,”Kata Geri Pedagang Plastik.
Pedagang plastik mengungkapkan kenaikan harga ini terjadi sejak perang ditimur tengah antara Iran,AS,Israel.
Masih kata Geri,untuk harga Cup sambel naik dari 8 ribu menjadi 13 ribu per rol,cup kopi dari 5-7 per rol dan masih berpotensi naik,
steropom naik dari 25 ribu menjadi 33 ribu rupiah.
Dampak perang di timur tengah sangat luar biasa terhadap kondisi ekonomi masyarakat,selain mengalami krisis energi ternyata berdampak pada kenaikan harga plastik,padahal plastik sangat dibutuhkan oleh warga terutama para pelaku UMKM untuk membungkus barang belanja dan lain lain.
Banyak konsumen yang tidak mengerti akan kenaikan harga plastik,konsumen protes keberatan dengan kenaikan harga plastik, kenaikan harga plastik akibat krisis energi disebut mencapai 40-50 persen.
Plastik merupakan kebutuhan masyarakat karena mayoritas aktivitas perdagangan di pasar menggunakan plastik.**















































