VISEMEDIA.ID, SERANG – Menteri Prabowo siap saingi ritel modern Alfamart dengan koperasi desa merah putih,bahkan jika KDMP sudah merata,ruang gerak Alfamart bakal dibatasi.
Meski pembangunan koperasi Desa Merah Putih belum menyeluruh dan berfungsi optimal namun menteri Prabowo Subianto sudah sesumbar untuk menyaingi bisnis ritel modern.
“Semua unsur yang ada di republik ini wajib mensukseskan program strategis bapak presiden prabowo,bila mana KDMP sudah berjalan artinya dia termasuk juga ritel modern maka ritel modern yang lain yang saya sebutkan salah satu nya Alfamart Indomaret sebaik nya izin baru nya tidak dikeluarkan lagi oleh Pemda,”kata menteri desa dan pembangunan daerah tertinggal Yandri Susanto,Selasa 24/26.
Yandri meminta semua unsur mensukseskan koperasi desa merah putih agar koperasi ini berjalan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa.
“Yang sudah ada silahkan jalan kami tidak pernah mengatakan menutup Alfamart atau Indomaret silahkan jalan”,tegas Yandri Susanto.
Jika KDMP sudah merata di semua desa,Pemerintah daerah ditekan untuk tidak lagi mengeluarkan izin pendirian Alfamart dan Indomaret.
Hal serupa juga disampaikan oleh menteri koperasi Ferry Joko Juliantono saat menghadiri acara di desa Ranjeng Kabupaten Serang,sebaik nya kegiatan ritel modern tersebut dilaksanakan oleh koperasi desa kelurahan merah putih yang kalo ada perputaran uang melalui koperasi desa merah putih atau penerima keluarga harapan yang sudah menjadi anggota koperasi,mungkin beli barang itu nanti beli barang ditoko nya sendiri kemudian setiap tahun setiap periodik mendapatkan manfaat dari sisa hasil usaha.
Ritel modern uang nya akan kembali ke pemegang saham sementara jika koperasi desa merah putih maka uang bisa berputar di desa.**















































