VISEMEDIA.ID,PANDEGLANG –Pengabdian Kepada Masyarakat dalam peningkatan kualitas produk lokal agrowisata dan legalitas usaha di Pandeglang Banten,strategi pemasaran UMKM melalui fasilitasi NIB sistem OSS-RBA dinilai sangat penting agar para pelaku UMKM naik kelas.
Peningkatan Kualitas Produk Lokal agrowisata dan Legalitas Usaha sebagai Strategi Pemasaran UMKM melalui Fasilitasi NIB Sistem OSS-RBA.
Upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat dipisahkan dari penguatan sektor ekonomi lokal, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis potensi desa.
Agrowisata sebagai salah satu model pengembangan ekonomi kerakyatan terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui optimalisasi hasil pertanian, produk olahan lokal, serta jasa wisata edukatif. Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM agrowisata yang menghadapi tantangan dalam aspek kualitas produk dan legalitas usaha akibat nya akses pasar dan peluang kemitraan terbatas.
Sejalan dengan tujuan Pembangunan berkelanjutan sustainable development goals atau SDGs khususnya Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan (No Poverty), penguatan kapasitas UMKM menjadi strategi penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan kemandirian ekonomi desa. Peningkatan kualitas produk lokal agrowisata dilakukan melalui pendampingan dalam aspek standarisasi produk, pengemasan (packaging) yang menarik dan informatif, pencantuman label yang sesuai regulasi, hingga strategi branding berbasis kearifan lokal.
Produk yang berkualitas tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen.
Selain peningkatan kualitas,legalitas usaha menjadi fondasi penting dalam strategi pemasaran maka dari itu pada pelaku usaha perlu dilengkapi dengan penerbitan nomor induk berusaha (NIB) berbasis sistem online single submission risk based Approach (OSS-RBA),dengan memiliki NIB pelaku UMKM mendapat pengakuan hukum yang sah sebagai entitas usaha.
NIB tidak hanya berfungsi sebagai identitas legal tetapi juga membuka akses terhadap pembiayaan perbankan, program bantuan pemerintah,sertifikasi halal, hingga peluang kemitraan dengan sektor swasta dan BUMN. Dengan legalitas yang jelas,tak hanya itu posisi tawar UMKM dalam rantai pasok juga semakin kuat.
Program peningkatan kualitas dan legalitas usaha di desa Kurungkambing Kabupaten Pandeglang Banten berdampak pada omzet pelaku usaha,dengan demikian penguatan kualitas produk lokal agrowisata dan fasilitasi NIB melalui sistem OSS-RBA merupakan langkah strategis dalam mendukung agenda SDGs, khususnya pengentasan kemiskinan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program ini. Melalui sinergi tersebut, UMKM desa tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketua PKM Iis Solihat,Direktur UT Serang,Dr.Ajat Sudrajat, Direktur pasca sarjana UT Pusat Prof.Dr.Maman rumanta.**















































