Visemedia.id | Serang, – Penguatan kapasitas layanan pemadam kebakaran (Damkar) menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Serang dalam meningkatkan perlindungan masyarakat dari berbagai kondisi darurat, termasuk bencana alam.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menilai peran Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup evakuasi dan respons cepat dalam berbagai situasi darurat di wilayah Kabupaten Serang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas Damkar yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas Damkar yang telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian tanpa batas dalam melindungi masyarakat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, kompleksitas tugas Damkar semakin meningkat seiring dengan tingginya potensi bencana di daerah. Data awal tahun 2026 mencatat hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Serang terdampak bencana, mulai dari banjir hingga longsor.
“Kita mencatat dari 29 kecamatan, 28 di antaranya terdampak bencana. Ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah atau BPBD,” jelasnya.
Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia Damkar melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap personel memiliki kemampuan yang memadai dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan keahlian petugas agar risiko, khususnya bagi petugas di lapangan, dapat diminimalkan,” ungkapnya.
Selain penguatan SDM, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pemenuhan sarana dan prasarana. Saat ini, jumlah armada Damkar yang tersedia masih terbatas, sehingga diperlukan kajian untuk penambahan unit guna memperluas jangkauan layanan.
“Insya Allah ke depan akan kami kaji dan anggarkan penambahan kendaraan Damkar agar pelayanan bisa menjangkau seluruh masyarakat,” ujarnya.
Upaya penguatan layanan Damkar juga diiringi dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk lebih aktif memahami langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal saat terjadi bencana.
“Masyarakat perlu memahami langkah-langkah mitigasi risiko agar dapat meminimalkan dampak bencana sembari menunggu bantuan dari petugas,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menilai bahwa keberadaan Damkar sebagai lembaga tersendiri menjadi kebutuhan yang perlu dipertimbangkan ke depan, seiring dengan kompleksitas tugas yang diemban.
“Damkar memiliki tugas yang cukup kompleks, mulai dari pemadaman kebakaran hingga evakuasi dan penanganan kondisi darurat lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kelembagaan yang lebih komprehensif,” pungkasnya.
Melalui penguatan kapasitas, sarana, dan kelembagaan, Pemerintah Kabupaten Serang terus berupaya menghadirkan layanan darurat yang profesional, responsif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.















































