VISEMEDIA.ID,SERANG – Badan Gizi Nasional RI panggil seluruh kepala SPPG dan mitra di Banten Rabu 22/26,kinerja mereka dievaluasi total imbas dari banyak nya menu MBG yang tidak layak dan selalu viral di media sosial.
Para kepala SPPG dan mitra di Banten datang ke Hotel Aston Kota Serang untuk menghadiri rapat dengan BGN,mereka digembleng agar dapat menyajikan menu MBG yang layak.
“Setiap hari SPPG wajib mengupload menu nya,saya minta kepada sekolah mengawasi MBG jika ada menu yang tidak bagus buat rekomendasi,SPPG wajib masak jam dua,”kata Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro Direktur wilayah II bidang pengawasan dan pemantauan BGN.
Rata rata dapur MBG di Banten dinilai masih jelek bahkan ada juga yang tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah(IPAL) akibat nya 20 dapur MBG terpaksa ditutup.
“Dipandeglang sama di Lebak,kalo di Lebak ada 8 ya yang disuspen kalo di Pandeglang ada 7,sisa nya itu ada di wilayah lain,kasus nya IPAL dengan menu jelek,menu jelek itu menu basi dan minimalis itu kena”,ujar Albertus Dony.
Sajikan menu jelek hingga basi dapur MBG di Banten berguguran,sejauh ini sudah ada 20 dapur yang disuspen oleh BGN, penyajian menu diminta tidak asal asalan karena ini program presiden yang harus berjalan sukses.
Sementara menurut Deputi Bidang Pemantauan dan pengawasan BGN RI Letjen TNI Dadang Hendrayudha,pelaksanaan program MBG harus diawasi,para kepala Daerah dan satuan tugas diminta turut mengawasi ketat jalan nya program presiden ini agar program ini sukses.lte **

